Mentari merangkak Sinar meredup Cahaya sirna Aku dan Kamu Kita bergeming Hanya sunyi yang berbicara *** Jalanan basah Rerintik gerimis Purnama bercahaya Aku dan kamu Saling melempar senyum Berjalan bergandengan dalam khayalan. *****
Saya yakin orang-orang yang dulu pernah merasakan manis pahtinya mondok di pesantren, pasti sepakat bahwa pesantren merupakan salah satu tempat yang paling mendewasakan dalam hidupnya. Bagaimana tidak, di pesantren metode pendidikan dipaksa-terbiasa-bisa sudah sangat mengakar bahkan sejak Nabilah JKT48 belum lahir.
Dua hari semenjakak aku kembali dari kampung halaman ke kota yang sibuk ini, aku dijangkiti oleh perasaan malas. Malas dalam arti seluas-luasnya. Malas bangun dari kasur. Malas mandi. Malas cuci muka. Malas makan. Malas nonton film. Malas baca buku. Malas ke kampus. Malas ngerjain skripshit. Malas balesin pesan-pesan masuk di HP. Malas kepoin foto-foto dan status kamu. Dan masih banyak lagi. Aku tak tahu persis apa sebabnya. Yang jelas aku tengah berada dititik malas semalas-malasnya.
Saya adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ketika pertama kali mendaftar sebagai mahasiswa, keputusan saya mengambil jurusan ini adalah perjudian. Namun setelah saya jalani, saya semakin yakin, saya begitu Cinta dengan Jurusan yang saya ambil ini. Selain itu, saya jadi tahu banyak mengenai karakter-karakter dari mahasiswa Ilmu Komunikasi.
Comments
Post a Comment